KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari terus membuktikan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem penelitian yang produktif dan inovatif. Melalui Pusat Kajian dan Riset (PKR) yang berlokasi di kampus utama Kendari, institusi ini berhasil melahirkan beberapa penelitian terobosan yang melibatkan kolaborasi intensif antara dosen pembimbing dan mahasiswa tingkat lanjut. Serangkaian inovasi tersebut tidak hanya memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan masyarakat lokal di Sulawesi Tenggara.
Perkembangan ini menjadi momentum penting bagi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meningkatkan relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan sosial dan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan fasilitas penelitian yang semakin memadai dan program pendanaan riset internal yang terstruktur, PKR telah menjadi wahana bagi sivitas akademika untuk mengeksplorasi berbagai isu strategis yang dihadapi wilayah Kendari dan sekitarnya.
Latar Belakang Pendirian Pusat Kajian dan Riset
Pusat Kajian dan Riset UNMUH Kendari didirikan pada tahun 2019 dengan visi menjadi lembaga riset tingkat nasional yang fokus pada isu-isu pembangunan lokal dengan perspektif islam. Sejak awal pembentukannya, PKR dirancang tidak hanya sebagai fasilitas administrasi penelitian, melainkan sebagai inkubator ide-ide inovatif yang menggabungkan kekuatan akademik dengan kebutuhan masyarakat lapisan bawah.
Lokasi strategis kampus UNMUH Kendari di pusat kota Kendari memudahkan para peneliti untuk melakukan studi empiris dan pengabdian masyarakat. Letak geografis ini juga memberikan akses langsung terhadap berbagai stakeholder lokal, mulai dari pemerintah daerah, sektor usaha, hingga organisasi masyarakat sipil yang tersebar di Kendari dan kabupaten-kabupaten sekitarnya.
Dalam lima tahun terakhir, PKR telah mengalami transformasi signifikan. Infrastruktur penelitian diperbaharui dengan peralatan laboratorium modern, perpustakaan digital yang terintegrasi, dan ruang kolaborasi yang mendukung multidisiplin ilmu. Peningkatan ini didukung oleh alokasi anggaran internal yang konsisten dan kemitraan dengan berbagai lembaga penelitian nasional maupun internasional.
Riset Inovatif yang Sedang Berlangsung
Hingga April 2026, Pusat Kajian dan Riset UNMUH Kendari mencatat sedikitnya 23 proyek penelitian aktif yang melibatkan lebih dari 40 mahasiswa dari berbagai program studi. Proyek-proyek tersebut mencakup bidang yang beragam, mulai dari teknologi pangan, manajemen lingkungan, ekonomi digital, hingga kebijakan sosial.
Salah satu penelitian yang menarik perhatian publik adalah studi tentang “Optimalisasi Potensi Rumput Laut Lokal Menjadi Produk Pangan Bernilai Tambah Tinggi,” yang dipimpin oleh Dr. Hendra Wijaya, dosen senior dari Fakultas Teknik Pangan UNMUH Kendari. Penelitian ini melibatkan mahasiswa tahun ketiga dan keempat yang secara aktif menjalankan eksperimen di laboratorium dan berinteraksi langsung dengan para petani rumput laut di pesisir Kendari.
Proyek lainnya yang tidak kalah menarik adalah “Sistem Informasi Pemasaran Digital untuk UMKM Lokal di Era Transformasi Digital,” yang dipimpin oleh Dr. Siti Nurhaliza dari Fakultas Teknologi Informasi. Riset ini berawal dari observasi bahwa mayoritas UMKM di Kendari masih mengandalkan pemasaran tradisional dan belum memanfaatkan platform digital secara optimal. Dengan melibatkan 12 mahasiswa dari program studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi, riset ini telah menghasilkan prototype aplikasi mobile yang user-friendly dan telah diuji coba pada 30 UMKM di Kendari Utara.
Penelitian ketiga yang patut disoroti adalah “Analisis Keberlanjutan Ekosistem Mangrove di Delta Kendari dan Strategi Konservasi Partisipatif,” yang menjadi kolaborasi antara Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi. Riset lintas disiplin ini melibatkan 15 mahasiswa dan telah menghasilkan data komprehensif tentang kondisi mangrove serta rekomendasi kebijakan yang sedang didiskusikan dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kehadiran ketiga proyek penelitian besar ini mencerminkan komitmen PKR dalam mengembangkan penelitian yang tidak hanya akademis, tetapi juga relevan dan berdampak sosial-ekonomi bagi masyarakat lokal.
Dukungan Struktural dan Metodologi Riset
Keberhasilan proyek-proyek penelitian di PKR tidak terlepas dari sistem dukungan yang terstruktur. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menetapkan regulasi yang jelas tentang penyelenggaraan riset, mulai dari tahap proposal, implementasi, hingga diseminasi hasil penelitian. Setiap proposal harus melewati review panel yang terdiri dari dosen senior dan ahli di bidangnya masing-masing.
Mahasiswa yang terlibat dalam penelitian juga mendapatkan pelatihan metodologi riset yang intensif melalui seminar mingguan dan workshop berkala. PKR bekerja sama dengan berbagai universitas terkemuka di Indonesia, seperti Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung, untuk mendatangkan narasumber yang memberikan wawasan tentang praktik riset terbaik.
Selain itu, PKR juga memfasilitasi publikasi hasil penelitian di jurnal akademik nasional dan internasional. Hingga akhir tahun 2025, terdapat 11 artikel penelitian dari mahasiswa dan dosen UNMUH Kendari yang telah dipublikasikan di jurnal terakreditasi, dengan beberapa di antaranya diterbitkan di jurnal internasional terindeks Scopus.
Kutin Pejabat Kampus dan Testimoni Dosen
Prof. Dr. Ir. Muhammad Rusli, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan optimismenya terhadap perkembangan riset di institusinya:
“Pusat Kajian dan Riset adalah jantung dari misi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kami percaya bahwa penelitian yang baik adalah penelitian yang tidak hanya menghasilkan publikasi akademik, tetapi juga solusi konkret untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat lokal. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan investasi dalam infrastruktur riset dan mendukung kolaborasi antara dosen dan mahasiswa,” ujar Prof. Rusli dalam wawancara pada Senin, 16 April 2026.
Rektor juga menambahkan bahwa dalam dua tahun ke depan, universitas merencanakan perluasan fasilitas PKR dengan menambahkan laboratorium terpadu untuk penelitian sosial dan kebijakan publik. “Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa yang lulus dari UNMUH Kendari bukan hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam melakukan riset yang bermakna,” lanjutnya.
Dr. Hendra Wijaya, pemimpin riset tentang rumput laut, juga berbagi pengalamannya:
“Bekerja dengan mahasiswa dalam riset ini memberikan kepuasan tersendiri. Mereka tidak hanya belajar teknik penelitian, tetapi juga belajar tentang pentingnya inovasi dalam mengatasi permasalahan ekonomi lokal. Beberapa mahasiswa kami sudah berhasil mengembangkan prototipe produk yang memiliki potensi komersial tinggi. Saya yakin beberapa di antara mereka akan menjadi entrepreneur atau peneliti yang berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tutur Dr. Wijaya dengan antusias.
Sementara itu, Dr. Siti Nurhaliza menjelaskan perspektifnya tentang pentingnya penelitian yang user-centric:
“Ketika kami merancang aplikasi mobile untuk UMKM, kami tidak hanya mengikuti trend teknologi terkini, tetapi benar-benar mendengarkan kebutuhan dari para pelaku UMKM itu sendiri. Mahasiswa kami belajar bahwa teknologi harus didesain untuk memecahkan masalah nyata, bukan sebaliknya. Inilah yang kami sebut dengan riset yang humanis dan relevan,” paparnya.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Hasil penelitian dari PKR UNMUH Kendari telah menunjukkan dampak nyata bagi komunitas lokal. Pada bidang teknologi pangan, prototype produk rumput laut terfermentasi yang dikembangkan dalam penelitian telah menarik minat dari beberapa investor lokal dan nasional. Produk ini tidak hanya memiliki nilai gizi yang tinggi, tetapi juga dapat diserap pasar dengan harga yang kompetitif, sehingga berpotensi meningkatkan pendapatan petani rumput laut hingga 40 persen.
Di sektor UMKM, aplikasi mobile yang dikembangkan dalam riset telah digunakan oleh 30 UMKM sebagai alat pemasaran utama mereka. Data awal menunjukkan bahwa adopsi aplikasi ini meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan rata-rata peserta uji coba sebesar 25 persen dalam tiga bulan pertama penggunaan.
Sementara itu, penelitian tentang ekosistem mangrove telah menghasilkan rekomendasi kebijakan yang sedang dipertimbangkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk dimasukkan dalam rencana pembangunan lima tahunan. Rekomendasi ini tidak hanya fokus pada aspek konservasi, tetapi juga pada bagaimana pemberdayaan masyarakat lokal melalui ekowisata mangrove dapat menjadi sumber pendapatan alternatif yang berkelanjutan.
Dampak lain yang tidak kalah penting adalah peningkatan kapasitas dan wawasan mahasiswa. Lebih dari 80 persen mahasiswa yang terlibat dalam proyek penelitian PKR melaporkan peningkatan signifikan dalam kemampuan analitis, keterampilan berkomunikasi, dan pemahaman tentang isu-isu sosial-ekonomi lokal. Beberapa di antara mereka bahkan telah menerima penawaran beasiswa untuk melanjutkan studi ke program magister di universitas terkemuka.
Tantangan dan Visi Masa Depan
Meski menunjukkan perkembangan positif, PKR UNMUH Kendari juga menghadapi beberapa tantangan. Keterbatasan dana penelitian masih menjadi kendala utama untuk mengembangkan proyek-proyek skala besar. Selain itu, keterlibatan industri dan sektor bisnis lokal dalam mendukung riset masih relatif rendah, sehingga transfer teknologi dari akademis ke praktik industri belum optimal.
Namun, pihak manajemen universitas optimis bahwa tantangan-tantangan ini dapat diatasi. Prof. Rusli menyatakan bahwa universitas sedang membangun kemitraan strategis dengan berbagai perusahaan lokal dan nasional untuk meningkatkan pendanaan riset dan mempercepat komersialisisasi hasil penelitian.
“Visi kami ke depan adalah menjadikan PKR sebagai pusat inovasi regional yang diakui secara nasional dan internasional. Kami ingin menciptakan ekosistem riset yang dinamis dan inklusif, di mana setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat,” tegas Prof. Rusli.
Penutup
Pusat Kajian dan Riset Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan diri sebagai lembaga yang berkomitmen dalam menghadirkan penelitian inovatif dengan dampak sosial-ekonomi yang nyata. Melalui kolaborasi intensif antara dosen dan mahasiswa, PKR telah menghasilkan berbagai proyek penelitian yang tidak hanya memperkaya literatur akademik, tetapi juga memberikan solusi konkret untuk permasalahan lokal yang dihadapi masyarakat Kendari dan sekitarnya.
Ke depannya, diharapkan PKR UNMUH Kendari dapat terus berinovasi dan berkontribusi lebih besar lagi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan yang terus ditingkatkan dari manajemen universitas dan kemitraan yang semakin luas dengan berbagai stakeholder, Universitas Muhammadiyah Kendari siap menjadi katalis perubahan positif di tingkat lokal, regional, dan nasional.
—
Penulis: Tim Jurnalisme Kampus | Waktu: 18 April 2026